Sejarah terbentuknya Himpunan Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis (HIMA EKBIS) berawal dari sebuah arahan Dekan Fakultas Teknologi Informasi Institut Banten yakni Bapak Rizki Adha, ST. M.Kom. Beliau memanggil beberapa mahasiswa FTI dan FEB. Mahasiswa FEB yang dipanggil (yang mendapat arahan) yaitu Muna Saadatul Munawwar (Muna) sekitar bulan November 2022. Setelah itu Muna menyampaikannya kepada teman-teman Bisnis Digital 2022 (Angkatan pertama) untuk membentuk tim atau panitia pembentukan Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HMBD)
Setelah diskusi di kelas, maka terbentuklah panitia pembentukan HMBD, yaitu Jay Edgar sebagai coordinator panitia dan Anisa Salsabila sebagai sekretaris panitia pembentukannya. Namun ada sedikit permasalahan yiatu tidak ada mahasiswa Bisnis Digital yang mau menjadi ketua himpunan. Bermula dari pembicaraan di sebuah kafe tentang hal tersebut di atas, maka ada yang berkenan mencalonkan diri sebagai calon ketua yaitu Saudara Martin (almarhum) itu pun karena ada sesuatu hal yang tidak bisa dijelaskan kepada umum.
Proses dan tahapan pembuatan proposal pembentukan pun ditempuh/ dibuat oleh Sakiban. Setelah proposal jadi, tahap selanjutnya yaitu tahap pengesahan panitia dan persetujuan kampus terkait rencana pembentukan dan pemilihan ketua HMBD. Namun kendala lain muncul yaitu tanda tangan ketua BEM tidak kunjung didapat. Akhirnya proposal pun diproses tanpa adanya tandatangan ketua BEM yang saat itu menjabat.
Dari minggu ke minggu dan beberapa bulan telah berlalu tahun 2023, tak ada kabar terkait kelanjutan proposal tersebut di atas, ternyata proposal itu belum sampai ke pihak kampus. Di sisi lain teman-teman FTI sudah melakukan pembetukan HMTI dan sudah terpilih ketua himpunannya. Suatu takdir Allah yang tak pernah kami duga yakni Saudara Martin dipanggil Allah SWT dan membuat teman-teman Bisnis Digital terkejut.
Setelah beberap minggu karena dan berlandaskan pada harapan Saudara Martin yaitu harus terbentuknya HMBD, maka di kelas diadakan musyyawarah kembali. Dan mencoba menelusuri keberadaan proposal. Singkat cerita kami memproses ulang proposal dan berjalan lancer sampai persiapan pemilihan calon ketua himpunan. Calon ketua saat itu yakni Jay Edgar, Anisa Salsabila dan Sakiban. Sebenarnya Sakiban tidak ingin melibatkan diri dalam kepengurusan apalagi menjadi ketua himpunan karena menurutnya bukan lagi masa untuknya terlibat dalam organisasi kemahasiswaan. Hal itu ia lalukan karena beberapa harapan teman-teman BD.
Pemilihan sederhana dengan sumber pendanaan swadana dari teman-teman BD. Maka terselanggaralah pemilihan tersebut dan Sakiban diberikan kepercayaan untuk menjadi ketua dan anisa sebagai wakil ketua HMBD. Setelah pemilihan kami membentuk kepengurusan, divisi-divisi beserta rencana program kerja. Singkat cerita tibalah masa pelantikan pengurus HMBD. Pendanaan swadana kami mencoba mengemas acara pelantikan (6 mei 2023). Pada awalnya semua berjalan sesuai rencana. Namun malam hari menjelang acara pihak kampus memberikan informasi bahwa pelantikan ditunda.
Kemudian kami pun menghadap ke Kaprodi Bisnis Digital dan Dekan FEB terkait hal di atas. Setelah melakukan audiensi, pihak kampus/ Dekan memberikan pernyataan bahwa rektor menginginkan Himpunan lingkup Fakutlas yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang terdiri dari 3 program studi yaitu D3 akuntansi, D3 Keuangan Perbankan dan S1 Bisnis Digital. Hal tersebut dilakukan pihak kampus karena pertimbangan bahwa kampus Institut Banten masih kecil dan seperti halnya HMTI yang himpunannya lingkup fakultas (terdiri dari 2 prodi).
Pada awalnya teman-teman BD kurang sepakat mengingat prodi kami berbeda jenjang. Namun pada akhirnya kami mencoba berkomunikasi dengan teman-teman mahasiswa akuntansi dan keuangan perbankan. Setelah kurang lebih 1 bulan kami sudah mendapatkan teman-teman keuangan perbankan sebanyak 4 orang sebagai pengurus, sedangkan dari akuntansi tidak ada karena saat itu teman-teman mahasiswa akuntansi sedang mengajukan pembentukan HIMA akuntansi. Kami mencoba berkomunikasi dengan kaprodi Akuntasni, dan tetap dengan keputusannya yaitu berpegang pada keputusan rektor yaitu HIMA harusĀ terdiri dari 3 prodi. Setelah kurang lebih 1 bulan, kami berhasil mendapatkan 1 orang mahasiswa akuntansi sebagai pengurus HIMA. Dan nama HIMA pun berganti yaitu HIMA EKBIS (himpunan mahasiswa ekonomi dan bisnis). Selesailah sudah permasalahan dan kami melanjutkan tahap pelantikan. Namun setelah berkomunikasi dengan pihak kampus. Kampus menginginkan pelantikan digabung dengan pelantikan HMTI (saat ituĀ HMTI belum pelantikan juga). Akhirnya panitia pelantikan pun kami gabung dan Akhirnya SK kepengurusan pun terbit dan pelantikan dilaksanakan pada tanggal 19 Agustus 2023.